Kaffee Bitte | Desi Puspitasari: coffeeshop
Tampilkan postingan dengan label coffeeshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coffeeshop. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Desember 2023

[Kuliner] Nyobain Dimsum Peranakan Cuisine ‘Depot Sintaka’ Jogja

 


Seorang teman ngajakin ketemuan. Sambil pengin nyobain tempat makan baru. Lokasinya ada di foodcourt lantai 2 di Pasar Kranggan, Yogyakarta.

Kebetulan aku juga penasaran dengan kedai-kedai makanan di Pasar Kranggan Lantai 2, Yogyakarta ini. Jadi, ayok-lah kita ketemuan.

Kami datang di lokasi sekitar pukul 9 pagi. Kedai tujuan kami masih bersiap. Tidak masalah. Kami mengambil duduk di depan kedai persis. Sambil menunggu hingga bisa memesan, kami mengobrol asyik.


Kedai tujuan kami ini menjual dimsum dan peranakan cuisine Jogja. Pemiliknya temennya temanku yang ketemuan ini. Masakannya terbilang cukup enak. Pas tahu kalau ternyata temannya temanku itu buka warung di Pasar Kranggan Lantai 2, temanku penasaran ingin mencoba.

Yak, Depot Sintaka yang menjual dimsum dan peranakan cuisine sudah siap menerima pesanan. Atas rekomendasi temanku, kami memesan menu-menu berikut:

Singapore Laksa (25K)

Nasi Tim Ayam Jamur (20K)

Shuikiaw Udang (10K)

Angsio Kaki Naga (10K)

Es Awet Muda (15K)

Es Kiamboy (10K)



Singapore Laksa
Singapore Laksa-nya nikmat. Kuah curry-nya pas – tidak begitu pekat tapi juga tidak begitu light. Isinya bihun, tahu cokelat, udang tiga biji, bakso ikan, telur ¾ matang, dan taburan daun bawang. Sudah enak, cuman untukku agak kurang berani sedikit asin dan manisnya.


Nasi tim ayam jamurnya juga enak. Ini pesanan temanku tapi aku ikut mengicip. Nasinya jadi gemuk-gemuk karena mekar saat ditim kali, ya? Hi-hi. Ada jamur kancing dan telur. Sama seperti Singapore Laksa, menu ini enak cuman kurang sedikit berani perpaduan asin dan manisnya.


Aku juga memesan shuikiaw udang dengan kuah. Kuahnya seger banget. Ditambah taburan irisan daun bawang. Satu porsi ada empat buah shuikiaw udang.


Angsio Kaki Naga
Angsio kaki naganya enakk, nih. Pas rasanya. Warnanya merah menggoda. Empuk dan moprol. Jadi enggak bakal takut berantakan makannya.
 
Es Awet Muda

Es Kiamboy
Es awet muda tuh isinya apa aja, ya? Wait, agak lupa. Hi-hi. Kalau tidak salah ada leci, biji selasi, jamur kuping, dan entah apa lagi. Seger, sih. Sama kayak es kiamboy – maafkan aku yang lupa isinya apa aja. Tapi, aku prefer memesan air putih aja. Bukan karena enggak enak, yah. Enak, kok. Cuman, aku memang senengnya minum air putih aja kalau sehabis minum. 

Pas sudah pulang dan menulis blog ini, aku baru sadar. Lho, belum nyobain shumai ayam dan jamur-nya Depot Sintaka. Padahal pas mau pesen sudah ngiler pengin nyobain malah kelewat pesan yang satu.

Berarti besok kudu ke Depot Sintaka di Pasar Kranggan Lantai 2, Yogyakarta. Mau shumai-nya dong, Mbak! Saya pesan dua, yak! :D 

Rabu, 11 Oktober 2023

[Tips Menulis] 3 Hal yang Harus Disiapkan Untuk Menulis

Siapkan tiga hal berikut ini supaya menulismu lancar

Setelah mencari ide, rampung membikin outline, komplet menyusun karakter-karakternya, yakin dengan konflik yang akan digunakan, dan segala hal yang ada hubungannya dengan menulis, lalu apa lagi? Tentu saja segera memulai tulisan. 

Memulai tulisan hingga menyelesaikannya merupakan proses yang tak sebentar. Kamu bisa memberlakukan jam kerja kantoran supaya kamu bisa lebih disiplin dan selesai sesuai target.

Misalnya saja, mulai menulis pukul 9 pagi, istirahat rolasan pukul 12.00 – 13.00, kemudian kembali menulis hingga pukul 16.00. Atau, bisa jam berapa saja sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaanmu menulis. 

Tiga hal berikut ini sebaiknya kamu siapkan terlebih dulu supaya proses menulismu lancar. 

1. Ruang. Tempat yang nyaman untukmu menulis.

Setiap penulis harus  memiliki ruang(an)nya sendiri. Tidak bisa tidak. Menulis adalah pekerjaaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Sekali ambyar, tentunya agak sulit untuk menyelesaikan tulisan secara tepat waktu.

Ruang di sini bisa berarti rumah sendiri. Kamar – kamu bisa menutup pintu, memutar musik volume lirih, memasang aroma therapy yang membantumu fokus dan konsentrasi. Bisa juga perpustakaan – supaya lebih mudah mencari bahan tulisan dan juga tenang. Kafe – pilih yang terlalu berisik pengunjung dan pastinya aroma kopi dan pastry-nya yang baru matang bisa membantu membikin mood-mu menjadi lebih baik. Atau, di mana saja.

2. Tools atau alat. Alat yang mendukungmu untuk memulai sampai menyelesaikan tulisan.

Sebut saja laptop, ponsel, wi-fi. Pada suatu waktu laptopku pernah bermasalah sehingga aku harus menulis menggunakan ponsel. Capek banget, sih, karena layar dan hurufnya kecil. Tapi, itu harus dilakukan demi menyelesaikan tulisan. Jadi, nggak ada alasan untuk tidak menyelesaikan tulisan, ya.

Btw, cemilan juga masuk dalam kategori tools, lho. Cemilan adalah alat untuk menjaga mood dan konsentrasi, hi-hi. 

3. Niat. Poin paling absurd karena tak berwujud benda. Tapi, tergolong paling penting dan paling sulit.

Banyak pekerjaan terbengkalai karena tidak ada niat dalam mengerjakannya. Bahkan, menyelesaikannya. Niat adalah pondasi awalmu dalam bekerja – dalam hal ini khususnya menulis. 

Bagaimana menjaga niat supaya tetap ada? Letakkan target atau mimpimu di paling depan. Misal; aku ingin menulis supaya bisa membeli ponsel, bisa membangun rumah sendiri, ingin liburan ke luar negeri, supaya ada biaya umroh, dan banyak hal lainnya.

Ketika niatmu mulai kendur, bisa jadi kamu sedang letih, maka beristirahatlah. Bila tenaga telah pulih, tengok kembali niatmu, pasti kamu akan kembali bersemangat. 

Akhir kata tak harus persis seperti tiga poin di atas, ya. Setiap penulis pasti memiliki kebutuhannya masing-masing. Poin-poin yang dijelaskan di atas bisa kamu adaptasi sesuai dengan keperluanmu saat menulis. 

Jadi, 

sudah lengkap semuanya? 

Ayo, nulis. 

SEKARANG. 

Kamis, 31 Agustus 2023

[Kuliner] Mirota Bakery Kotabaru; Cocok untuk Keluarga dengan Sajian Kue-kue Lezat

Kue-kue pilihanku dihangatkan terlebih dulu sebelum disajikan. 

Kali pertama nyobain kue-kue di Mirota Bakery Kotabaru. Sebelumnya, cuma kenal roti-roti Mirota Bakery di Mirota Kampus jalan Kaliurang yang roti-rotinya, sih, lumayan, ya. Jadi, pas diajak ketemuan teman di cabang Kotabaru aku hayuk aja.

Aku datang lebih awal. Sekitaran pukul 9 pagi. Mirota Bakery di Kotabaru Jogja ini sudah buka dari pukul 7 pagi. Tempatnya masih sepi. Hanya ada satu dua pelanggan saja. Ruangannya luas. Vibes ruangannya jadul tapi nyaman.


Sambil menunggu teman aku memilih kue-kue untuk disantap. Pilihan kue dan rotinya banyak. Ada jajan pasar pula. Pelayannya ramah. Seorang pelayan yang sudah Ibu-ibu sepuh merekomendasikan egg tart

“Enak ini, Mbak. Fresh. Masih hangat.” 

Aku mengambil egg tart sesuai rekomendasi. Aku juga mengambil floss puff yang kata Google review termasuk salah satu yang enak. Sama astu lagi, aku juga mengambil beef pastry karena tertarik dengan visualnya saat disajikan.

Sebelum disantap ternyata kue-kue ini dipanaskan kembali terlebih dulu. Oh, baiklah. Dengan senang hati. :)

Sehingga ketika kue-kue pilihanku diantar, semuanya kusantap daalam keadaan hangat. Nikmat.

Lapisan egg tart bagian atas menjadi kriuk. Bagian dalamnya meleleh hangat. Floss puff dan beef pastry-nya lembut karena dinikmati dalam keadaan hangat. 

Egg tart ini sepertinya jadi favorito para pengunjung, yah. Pukul 9 pagi pas aku ambil masih tersaji beberapa pieces. Pukul sebelas siang ketika temanku datang dan ingin menikmati, egg tart-nya sudah habis. 

Untuk minuman hanya tersedia air putih, teh, jeruk, dan kopi hitam atau tubruk -cmiww. Maksudku, kalau ingin minuman fancy-fancy macam capuccino atau coffee latte tidak tersedia di sini. 

Menjelang siang kedai kue-kue ini dikunjungi banyak pelanggan. Tempatnya luas sehingga tidak terasa berisik oleh banyaknya pengunjung. Aku dan temanku masih bisa mengobrol dengan baik tanpa merasa terganggu oleh suara pengunjung lain. 

Pendek kata, Mirota Bakery di Kotabaru ini nyaman untuk ketemuan dan juga makan siang bersama keluarga. Terpantau banyak pengunjung paruh baya dan keluarga yang membawa anak-anak kecil. 

Oh, iya. Aku juga makan besar. Aku mengambil kikil cabe hijau, rendang, dan orek tempe. Kikil cabe hijaunya mantap – tidak terlalu pedas dan juga empuk. Rendangnya – sebenarnya kalio, sih – potongan dagingnya besar dan empuuukk. Tidak moprol atau hancur begitu dagingnya tapi masih utuh dan saat dipotek sendok mudah aja gitu kepotong. Empuk banget, deh. Orek tempenya juga enak. 

Selain cake, pastry, jajan pasar, dan makan besar dengan menu nusantara, Mirota Bakery yang berlokasi di Kotabaru Jogja ini juga menyediakan menu pasta, pizza, dan spaghetti




Hal yang menjadikan salut pada Mirota Bakery ini adalah mereka masih memperkerjakan pegawai yang sudah sepuh. Pelayan yang menata kue dan merekomendasikan egg tart sudah sepuh dan ramah. Bapak tukang bersih-bersih pun kulihat sudah sepuh. 

Mirota Bakery tempat berkumpul bersama keluarga dengan nuansa hommy. Cocok juga untuk bertemu teman membahas tugas, sekolah, kuliah, dan/atau kerjaan. Nyaman dengan jaminan perut kenyang.

Kamu kudu coba, deh. 

Senin, 21 Agustus 2023

[Kuliner] Dessert Lucuk; Bebek Berenang di Lautan Awan ‘Cloud Panna Cotta’

Dalam piring sajian disiram sirup bubble gum sehingga empat ekor meringue bebek kuning bergoyang-goyang berenang di antara awan panna cotta putih gemuk.

Dessert lucuk ini merupakan menu di salah satu kedai foodcourt di Pasar Kranggan Lantai 2, Yogyakarta, yaitu`Bake Me to the Moon’ Dessert Cafe. Kedai khusus yang menyediakan beraneka dessert yang menyenangkan. 

Aku ke sana karena diajak teman. Katanya, “Ada dessert lucuk, nih, Des. Nyobain, yuk!”

Setiba di sana ada banyak banget pilihan pencuci mulut. Ada cake, cookies, dan yang paling menarik perhatian tentunya Cloud Pannacotta

Mbak pelayan di 'Bake Me to the Moon' Dessert Cafe ramah dan sangat helpful

Kami mencoba dessert ‘Cloud Pannacotta’. Di depan kedai disediakan tempat duduk. Saat menunggu pesanan diantar, di sebelah kanan dan kiri kami juga sedang menikmati penganan dari kedai Bake Me to the Moon. 

Ketika pesanan kami datang, kami berseru, “lucu bangeettt!” Mbak-mbak di sebelah kanan dan kiri kami sampai menoleh dan ikut tertawa. Mereka setuju visual sajian Cloud Panna Cotta ini memang lucuk sekali. 

Dalam piring saji terdiri dari empat ekor bebek kuning dan satu awan putih gemuk besar panna cotta. Untuk menikmati penganan manis ‘Cloud Pannacotta’ ini kita kudu menuang sirup rasa bubble gum berwarna biru muda. Tuang pelan-pelan dan bebek-bebeknya mulai mengambang sambil bergoyang-goyang. 

Lucuk banget! 

Pastiin sirup bublle gum-nya kamu tuang semua, ya, biar bebeknya bisa berenang-renang. Tapi, kalau mau tuang sedikit ya enggak apa-apa, sih, hi-hi. ‘Kuah’ bubble gum ini enggak terlalu manis jadi enggak bikin eneg

Kata temanku bebek-bebek ini tuh meringue yang dibentuk. Pas aku icip, bebek-bebeknya memang meleleh di mulut, agak lengket, dan manis. Sementara awan pannacotta-nya lembut dan dingin. Untuk ukuran penganan pencuci mulut, Cloud Pannacotta ini memuaskan.

Kedai dessert ‘Bake Me to the Moon’ Dessert Cafe bisa jadi pilihan banget kalau kamu nyari yang manis-manis di foodcourt Pasar Kranggan, Yogyakarta. 

Senin, 23 Januari 2023

[Kuliner] NGOPI VIETNAM DRIP SEMBARI BELAJAR BAHASA ISYARAT DI KASULI

SAPAAN

Hai, Teman-teman semua. Tahu-tahu sudah 2023 aja, yak! Alhamdulillah masih bisa berkarya sampai saat ini – keinget tahun 2021 kemarin aku kena C*vid 19 yang nauzubillah nggak enak :(


Pada tahun 2023 ini aku kembali nge-blog. Nggak melulu tentang tulisan tapi juga tentang jajan-jajan, dan yang seru-seru lainnya. Apa aja akan aku tulis di sini ya, Teman-teman. Sembari berlatih menulis lagi – sepanjang pandemi kemarin kemampuan menulisku benar-benar macet karena kondisi terkena pandemi, sekarang belum pulih tapi semoga segera membaik dan berlebih, amin!



Kali ini aku akan berbagi tempat ngopi asyik yang menunya sih B aja, tapi istimewanya kita bisa belajar bahasa isyarat tuli di sini. Cekidot!


DIDIRIKAN OLEH AHMAD TEMAN TULI


Tempat nongkrong asyik kali ini bernama KASULI, yang kepanjangannya adalah KAFE SUSU TULI. Yap, KASULI ini didirikan oleh seorang teman tuli bernama AHMAD.


KASULI berlokasi di Jl. Langenarjan Lor No.16, Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Buka dari pkl. 16.00 – 22.00 WIB. Ada G-mapsnya lho jadi Teman-teman nggak usah takut kesasar; G-Maps: Kasuli.




Ahmad adalah seorang teman tuli. Yap, benar ia tidak bisa mendengar. Waduh, jadi susah dong nanti kalau mau pesan menu?


Tenang, Teman-teman bisa memesan menu dengan menulisnya. :D


MENU-MENU KASULI


Sebenarnya tak ada yang istimewa dari menu-menu yang ditawarkan di KASULI. Tapi, kalau Teman-teman ingin merasakan ambience yang berbeda, bertemu teman baru, belajar bahasa isyarat tuli, di sinilah tempat yang tepat.




Untuk makanan tersedia penganan seperti otak-otak goreng/bakar, sosis goreng, kentang goreng/french fries, dan Indomie goreng – kemarin kami pesennya itu. Selengkapnya bisa dilihat pada foto, yaa.




Untuk minuman ada menu susu, blended, dan juga kopi. Karena aku sudah mengurangi minuman yang manis-manis, pilihan kopi tubruk dan kopi vietnam drip tanpa gula tentu pilihan tepat.




BELAJAR BAHASA ISYARAT



Di Kasuli tak hanya ditunggui oleh Ahmad. Ada banyak teman-teman lain yang datang ke sana. Tempatnya yang luas jadi asyik-asyik aja kalau mau datang bersama teman-teman yang lain.




Selain teman-teman dengar, di sana juga sering didatangi oleh teman-teman tuli.


Terus bagaimana kalau mau belajar bahasa isyarat? Tinggal bilang aja; kami mau belajar BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia), dong, Kak. Pasti dengan senang hati Ahmad dan teman-teman tuli dan teman-teman dengar yang lain akan mengajari teman-teman  semua.




Oh iya, mau tahu bagaimana bahasa isyarat kalau mau pesan french fries? Ini dia – gerakan ini diadaptasi bentukan visual french fries KF-C.

Copyright © 2010- | Viva | Kaffee Bitte | Desi Puspitasari | Daily | Portfolio